BAB XXII. DICIPTAKAN DAN TERCIPTAKAN
Tamu saya bernama Tommy, sekitar 50-an tahun, "bertanya, "Apakah bumi diciptakan atau terciptakan?
Menerima pertanyaan seperti ini, saya tertawa. Tommy ini sedang usil, untuk apa masalah seperti ini dipertanyakan. Kalau sudah tahu lalu untuk keperluan apa? Keuntungan apa yang akan diperoleh? Dan dimana penerapannya dalam kehidupan maupun dalam laku spiritual?
Ia yang mengenal Dhamma akan hidup berbahagia dengan pikiran yang tenang. Orang bijaksana selalu bergembira dalam ajaran yang dibabarkan oleh para Ariya. Dhammapada IV.79
Home- Contact Us
- Artikel Buddhis
- Dhamma Talk
- Meditasi
- Dhammapada
- I. YAMAKA VAGGA
- II. APPAMADA VAGGA
- III. CITTA VAGGA
- IV. PUPPHA VAGGA
- V. BALA VAGGA
- VI. PANDITA VAGGA
- VII. ARAHANTA VAGGA
- VIII. SAHASSA VAGGA
- IX. PAPA VAGGA
- X. DANDA VAGGA
- XI. JARA VAGGA
- XII. ATTA VAGGA
- XIII. LOKA VAGGA
- XIV. BUDDHA VAGGA
- XV. SUKHA VAGGA
- XVI. PIYA VAGGA
- XVII. KODHA VAGGA
- XVIII. MALA VAGGA
- XIX. DHAMMATTHA VAGGA
- XX. MAGGA VAGGA
- XXI. PAKINNAKA VAGGA
- XXII. NIRAYA VAGGA
- XXIII. NAGA VAGGA
- XXIV. TANHA VAGGA
- XXV. BHIKKHU VAGGA
- XXVI. BRAHMANA VAGGA
- Sutta
- Paritta
- Gallery
Showing posts with label MEMBUKA KEBENARAN SPIRITUAL. Show all posts
Showing posts with label MEMBUKA KEBENARAN SPIRITUAL. Show all posts
Saturday, 26 November 2016
Membuka Kebenaran Spiritual (Bagian Kedua Puluh Satu)
BAB XXI. PERATURAN DAN HIRARKI DI ALAM DEWA
Di alam dewa memiliki peraturan dan hirarki birokrasi atau kepangkatan dan tugas kewajiban yang ketat. Tidak ada lagi kompromi dan kebijaksanaan untuk menyimpang dari peraturan yang telah ada. Sebab peraturan dan hirarki birokrasi itu sudah dibuat dengan memakai kebijaksanaan yang sangat tinggi.
Di alam dewa memiliki peraturan dan hirarki birokrasi atau kepangkatan dan tugas kewajiban yang ketat. Tidak ada lagi kompromi dan kebijaksanaan untuk menyimpang dari peraturan yang telah ada. Sebab peraturan dan hirarki birokrasi itu sudah dibuat dengan memakai kebijaksanaan yang sangat tinggi.
Membuka Kebenaran Spiritual (Bagian Kedua Puluh)
BAB XX. KEBENARAN SEBUAH PETUNJUK DAN PEMERIKSAAN
Petunjuk dari para dewa dan roh suci tidak selalu yang sebenarnya, tetapi SELALU yang terbaik untuk saat ini. Ini adalah salah satu rambu yang diberikan oleh guru roh kami berdua. Dan rambu ini sangat benar.
Petunjuk dan pemeriksaan sebenarnya merupakan suatu kesatuan. Bedanya kalau petunjuk dapat muncul sendiri tanpa ada permohonan dan pertanyaan. Muncul sebagai bisikan, penglihatan, mimpi dan lain-lain.
Petunjuk dari para dewa dan roh suci tidak selalu yang sebenarnya, tetapi SELALU yang terbaik untuk saat ini. Ini adalah salah satu rambu yang diberikan oleh guru roh kami berdua. Dan rambu ini sangat benar.
Petunjuk dan pemeriksaan sebenarnya merupakan suatu kesatuan. Bedanya kalau petunjuk dapat muncul sendiri tanpa ada permohonan dan pertanyaan. Muncul sebagai bisikan, penglihatan, mimpi dan lain-lain.
Membuka Kebenaran Spiritual (Bagian Kesembilanbelas)
BAB XIX. MANUSIA BERUSAHA,TUHAN MENENTUKAN
Ungkapan / kalimat di atas sudah banyak didengar dan diketahui orang. Saya pernah menulis dalam buku ke-3 dengan judul "Menelusuri Jalan Spiritual", sampul warna biru, bahwa kalimat di atas menimbulkan banyak pertanyaan dan pertanyaan besar di hati saya. Akhirnya saya dibimbing guru roh saya menemukan jawabannya. Sebaiknya kalimat di atas dikoreksi menjadi, "Tuhan menentukan apa yang akan kau lewati, engkau menentukan bagaimana melewatinya".
Ungkapan / kalimat di atas sudah banyak didengar dan diketahui orang. Saya pernah menulis dalam buku ke-3 dengan judul "Menelusuri Jalan Spiritual", sampul warna biru, bahwa kalimat di atas menimbulkan banyak pertanyaan dan pertanyaan besar di hati saya. Akhirnya saya dibimbing guru roh saya menemukan jawabannya. Sebaiknya kalimat di atas dikoreksi menjadi, "Tuhan menentukan apa yang akan kau lewati, engkau menentukan bagaimana melewatinya".
Friday, 25 November 2016
Membuka Kebenaran Spiritual (Bagian Kedelapan Belas)
BAB XVIII. KARMA DAN PERISTIWA
Ajaran Budhis mengatakan bahwa semua peristiwa terjadi karena adanya karma. Ini mempunyai arti bahwa karena ada karma maka suatu Peristiwa baru dapat terjadi. Dengan kata lain karma mendahului peristiwa atau karma di depan kejadian. Apakah benar demikian?
Ajaran Budhis mengatakan bahwa semua peristiwa terjadi karena adanya karma. Ini mempunyai arti bahwa karena ada karma maka suatu Peristiwa baru dapat terjadi. Dengan kata lain karma mendahului peristiwa atau karma di depan kejadian. Apakah benar demikian?
Membuka Kebenaran Spiritual (Bagian Ketujuh belas)
BAB XVII. KARMA KEBOHONGAN DAN UCAPAN
Banyak orang sudah mengenal dan mengetahui 10 Perintah Tuhan dan Pancasila Dharma. Yang isinya antara lain :
- Jangan membunuh.
- Jangan mencuri.
- Jangan berzinah.
- Jangan memfitnah.
- Jangan berbohong dan lain-lain.
Banyak orang sudah mengenal dan mengetahui 10 Perintah Tuhan dan Pancasila Dharma. Yang isinya antara lain :
- Jangan membunuh.
- Jangan mencuri.
- Jangan berzinah.
- Jangan memfitnah.
- Jangan berbohong dan lain-lain.
Membuka Kebenaran Spiritual (Bagian Keenam belas)
BAB XVI. DUNIAWI = PENDERITAAN
Kehidupan di dunia sifatnya duniawi, materi, dan juga hanya sebagai panggung sandiwara saja, waktunya sangat singkat. Semuanya yang ada diatas panggung hanya ilusi dan palsu. Begitu layar ditutup, semuanya lenyap. Kemelekatan keduniawian ini, pada yang ilusi dan palsu ini akan membuat manusia menderita. Baik menderita dalam kehidupan di dunia ini maupun di dalam perjalanan arwahnya atau di alam arwah nanti.
Kehidupan di dunia sifatnya duniawi, materi, dan juga hanya sebagai panggung sandiwara saja, waktunya sangat singkat. Semuanya yang ada diatas panggung hanya ilusi dan palsu. Begitu layar ditutup, semuanya lenyap. Kemelekatan keduniawian ini, pada yang ilusi dan palsu ini akan membuat manusia menderita. Baik menderita dalam kehidupan di dunia ini maupun di dalam perjalanan arwahnya atau di alam arwah nanti.
Membuka Kebenaran Spiritual (Bagian Kelimabelas)
BAB XV. BERKAH DAN BEKAL PARA DEWA
Tuhan Maha Tahu, juga Tuhan Maha Pengasih. Maka banyak orang menganggap bahwa tidak perlu dan memohon pun Tuhan akan memberikan manusia apa yang dibutuhkan oleh seseorang dan bekal itu akan datang sendiri secara otomatis sebab Tuhan Maha Tahu dan Maha Pengasih.
Tuhan Maha Tahu, juga Tuhan Maha Pengasih. Maka banyak orang menganggap bahwa tidak perlu dan memohon pun Tuhan akan memberikan manusia apa yang dibutuhkan oleh seseorang dan bekal itu akan datang sendiri secara otomatis sebab Tuhan Maha Tahu dan Maha Pengasih.
Membuka Kebenaran Spiritual (Bagian Keempatbelas)
BAB XIV. ILMU ILAHI DAN KARUNIA ILAHI
Ilmu Ilahi adalah ilmu spiritual garis Ilahi, tujuan utamanya untuk dapat membersihkan pikiran, hati nurani dan meningkatkan kesucian rohani seseorang, kesucian roh seseorang.
Untuk mempelajari dan memperoleh ilmu Ilahi ini memang tidak mudah, perlu mempunyai niat yang kuat, tekun dan tidak lari dari penderitaan, atau tahan menerima penderitaan.
Ilmu Ilahi adalah ilmu spiritual garis Ilahi, tujuan utamanya untuk dapat membersihkan pikiran, hati nurani dan meningkatkan kesucian rohani seseorang, kesucian roh seseorang.
Untuk mempelajari dan memperoleh ilmu Ilahi ini memang tidak mudah, perlu mempunyai niat yang kuat, tekun dan tidak lari dari penderitaan, atau tahan menerima penderitaan.
Thursday, 24 November 2016
Membuka Kebenaran Spiritual (Bagian Ketigabelas)
BAB XIII. KEBIJAKSANAAN
A. Menolong dan Karma Buruk
Semua orang baik percaya dan mengakui bahwa menolong adalah perbuatan baik. Maka banyak orang beramai-ramai bahkan berlomba untuk banyak menolong. Semuanya ini tentu dilakukan oleh orang-orang baik tadi.
A. Menolong dan Karma Buruk
Semua orang baik percaya dan mengakui bahwa menolong adalah perbuatan baik. Maka banyak orang beramai-ramai bahkan berlomba untuk banyak menolong. Semuanya ini tentu dilakukan oleh orang-orang baik tadi.
Membuka Kebenaran Spiritual (Bagian Keduabelas)
BAB XII. KEJAHATAN DITIMBUNI KASIH SAYANG
Ajaran Budhis, "Kejahatan dapat dihilangkan dengan memberikan kasih sayang" mungkin benar. "Kejahatan ditimbuni dengan kasih sayang agar tidak tumbuh dan berkembang". Kelihatannya benar, tapi tidak untuk semua peristiwa. "Karma buruk dapat ditimbuni dengan karma baik agar karma buruknya tidak muncul atau berbuah". Tidak mungkin, karma buruk tetap berbuah sebagai penderitaan.
Ajaran Budhis, "Kejahatan dapat dihilangkan dengan memberikan kasih sayang" mungkin benar. "Kejahatan ditimbuni dengan kasih sayang agar tidak tumbuh dan berkembang". Kelihatannya benar, tapi tidak untuk semua peristiwa. "Karma buruk dapat ditimbuni dengan karma baik agar karma buruknya tidak muncul atau berbuah". Tidak mungkin, karma buruk tetap berbuah sebagai penderitaan.
Membuka Kebenaran Spiritual (Bagian Kesebelas)
BAB XI. APAKAH BENAR, SEMUA PENYAKIT PASTI DAPAT DIOBATI?
Saya sering mendengar orang pintar mengatakan bahwa Tuhan menciptakan penyakit, Tuhan juga pasti menciptakan obatnya. Saya belum sepenuhnya setuju, tergantung apa yang dimaksud dengan obatnya ini. Kalau yang dimaksud, obatnya adalah seperti obat yang diberikan oleh dokter atau penyembuh lainnya, tidak mungkin obatnya itu dapat menyembuhkan segala macam penyakit. Tetapi kalau obatnya itu termasuk laku yang harus dijalankan atau ditempuh oleh si sakit, itu baru mungkin, tapi belum pasti. Contohnya adalah sakit karena karma, yaitu sakit yang dihasilkan oleh perbuatannya sendiri.
Saya sering mendengar orang pintar mengatakan bahwa Tuhan menciptakan penyakit, Tuhan juga pasti menciptakan obatnya. Saya belum sepenuhnya setuju, tergantung apa yang dimaksud dengan obatnya ini. Kalau yang dimaksud, obatnya adalah seperti obat yang diberikan oleh dokter atau penyembuh lainnya, tidak mungkin obatnya itu dapat menyembuhkan segala macam penyakit. Tetapi kalau obatnya itu termasuk laku yang harus dijalankan atau ditempuh oleh si sakit, itu baru mungkin, tapi belum pasti. Contohnya adalah sakit karena karma, yaitu sakit yang dihasilkan oleh perbuatannya sendiri.
Membuka Kebenaran Spiritual (Bagian Kesepuluh)
BAB X. MANUSIA MENODONG TUHAN
A. Darma dan Ester, suami istri berusia menjelang 60 tahun, datang ke mmah untuk konsultasi mengenai masalah rumah tangga dan perjalanan hidupnya. Keluhan utamanya mengenai anak perempuannya yang dokter berpacaran dengan seorang pengusaha kecil. Darma dan Ester setuju atas pilihan putrinya ini, kurang seimbang menurut pandangan mereka.
A. Darma dan Ester, suami istri berusia menjelang 60 tahun, datang ke mmah untuk konsultasi mengenai masalah rumah tangga dan perjalanan hidupnya. Keluhan utamanya mengenai anak perempuannya yang dokter berpacaran dengan seorang pengusaha kecil. Darma dan Ester setuju atas pilihan putrinya ini, kurang seimbang menurut pandangan mereka.
Membuka Kebenaran Spiritual (Bagian Kesembilan)
BAB IX. KITAB SUCI BUKAN TUHAN
Rita berusia sekitar 50 tahun, dosen yang memberi kuliah di perguruan tinggi di Jakarta, juga di perguruan tinggi di Jawa Timur. Kedatangannya untuk konsultasi mengenai perjalanan hidupnya dan rumah tangganya. Dia sudah cerai dengan suaminya dan sekarang mendambakan seorang pria sebagai sandaran hidup di hari tuanya.
Rita berusia sekitar 50 tahun, dosen yang memberi kuliah di perguruan tinggi di Jakarta, juga di perguruan tinggi di Jawa Timur. Kedatangannya untuk konsultasi mengenai perjalanan hidupnya dan rumah tangganya. Dia sudah cerai dengan suaminya dan sekarang mendambakan seorang pria sebagai sandaran hidup di hari tuanya.
Wednesday, 23 November 2016
Membuka Kebenaran Spiritual (Bagian Kedelapan)
BAB VIII. BELUM DITERTAWAKAN, BUKAN JALAN SPIRITUAL
Di dalam masyarakat yang lebih maju, didikan yang dicapai juga makin tinggi; orang dengan pendidikan yang lebih tinggi makin lekat pada logika dan realitas atau fakta. Maka umumnya atau hampir semuanya mereka menuntut logika dan realitasnya baru mau percaya dan yakin, bukan sebaliknya. Dan semuanya ini memakai dasar pemikiran kebenaran materi. Hanya kebenaran materi yang dapat memperlihatkan atau mewujudkan realitas atau fakta.
Di dalam masyarakat yang lebih maju, didikan yang dicapai juga makin tinggi; orang dengan pendidikan yang lebih tinggi makin lekat pada logika dan realitas atau fakta. Maka umumnya atau hampir semuanya mereka menuntut logika dan realitasnya baru mau percaya dan yakin, bukan sebaliknya. Dan semuanya ini memakai dasar pemikiran kebenaran materi. Hanya kebenaran materi yang dapat memperlihatkan atau mewujudkan realitas atau fakta.
Membuka Kebenaran Spiritual (Bagian Ketujuh)
BAB VII. HIDUP PERLU MENDERITA
Naluri alami dari manusia dan hampir semua makhluk hidup adalah selalu berusaha menjauhi dan menghindari semua hal yang dapat menimbulkan bahaya atau penderitaan. Jadi kalau dikatakan "hidup perlu menderita" tidak ada satu orang pun yang setuju dan mau menderita, terutama orang awam. Dan akan ditertawakan dan dicemoohkan banyak orang.
Naluri alami dari manusia dan hampir semua makhluk hidup adalah selalu berusaha menjauhi dan menghindari semua hal yang dapat menimbulkan bahaya atau penderitaan. Jadi kalau dikatakan "hidup perlu menderita" tidak ada satu orang pun yang setuju dan mau menderita, terutama orang awam. Dan akan ditertawakan dan dicemoohkan banyak orang.
Membuka Kebenaran Spiritual (Bagian Keenam)
BAB VI. OBSESI SANGAT RAWAN
Waktu saya masih disekolah menengah, saya belum kenal kata obsesi. Saya baru mengenal obsesi setelah sering lihat iklan rokok starmild di TV. Diantaranya terobsesi sebagai selebriti dan sebagai sutradara. Apa sebenarnya obsesi itu? menurut kamus besar bahasa indonesia obsesi adalah pikiran yang terganggu secara terus menerus, tetapi apa penyebabnya dan darimana datangnya obsesi tersebut, ini adalah bidangnya seorang ahli kejiwaan. Saya hanya mencoba menjelaskan secara spiritualnya saja.
Waktu saya masih disekolah menengah, saya belum kenal kata obsesi. Saya baru mengenal obsesi setelah sering lihat iklan rokok starmild di TV. Diantaranya terobsesi sebagai selebriti dan sebagai sutradara. Apa sebenarnya obsesi itu? menurut kamus besar bahasa indonesia obsesi adalah pikiran yang terganggu secara terus menerus, tetapi apa penyebabnya dan darimana datangnya obsesi tersebut, ini adalah bidangnya seorang ahli kejiwaan. Saya hanya mencoba menjelaskan secara spiritualnya saja.
Membuka Kebenaran Spiritual (Bagian Kelima)
BAB V. KEMAMPUAN SUPRANATURAL DAN PLUS MINUSNYA
Begitu banyak orang yang masih mempunyai anggapan bahwa kalau seseorang mempunyai kesaktian yang tinggi, maka dia mempunyai ilmu yang tinggi. Dan ilmu disini diartikan sebagai ilmu spiritual.
Anggapan seperti ini tidak benar. Ilmu spiritual bukan ilmu kesaktian,dan tingginya ilmu kesaktian bukan ukuran tingkat spiritual yang dicapai seseorang.
Begitu banyak orang yang masih mempunyai anggapan bahwa kalau seseorang mempunyai kesaktian yang tinggi, maka dia mempunyai ilmu yang tinggi. Dan ilmu disini diartikan sebagai ilmu spiritual.
Anggapan seperti ini tidak benar. Ilmu spiritual bukan ilmu kesaktian,dan tingginya ilmu kesaktian bukan ukuran tingkat spiritual yang dicapai seseorang.
Membuka Kebenaran Spiritual (Bagian Keempat)
BAB IV. KEBENARAN LINTAS AGAMA, APA BENAR ADA?
Pada topik ke 3 tadi saya menuliskan bahwa agama adalah peta jalan ke surga, bukan kendaraan ke surga. Sekarang muncul pertanyaan, apakah kebenaran lintas agama itu ada?
Banyak orang mengatakan tuhan hanya ada satu,yaitu tuhan menurut kitab suci masing-masing, jadi kalau kitab sucinya banyak, Tuhan nya juga banyak. Apa betul seperti itu?
Pada topik ke 3 tadi saya menuliskan bahwa agama adalah peta jalan ke surga, bukan kendaraan ke surga. Sekarang muncul pertanyaan, apakah kebenaran lintas agama itu ada?
Banyak orang mengatakan tuhan hanya ada satu,yaitu tuhan menurut kitab suci masing-masing, jadi kalau kitab sucinya banyak, Tuhan nya juga banyak. Apa betul seperti itu?
Tuesday, 22 November 2016
Membuka Kebenaran Spiritual (Bagian Ketiga)
BAB III. AGAMA ADALAH PETA JALAN KE SURGA
Ada beberapa aliran agama menganologikan/mengumpamakan bahwa agama atau ajaran agama adalah kendaraan atau perahu untuk mengantarkan manusia ke pantai seberang atau ke surga. Oleh karena itu dikatakan kalau mau ke surga jangan membawa 2 kendaraan. Pasti tidak akan sampai ke tujuan. Pakailah satu kendaraan saja. Pilihlah satu agama saja, jangan dengan dua atau tiga ajaran agama.
Ada beberapa aliran agama menganologikan/mengumpamakan bahwa agama atau ajaran agama adalah kendaraan atau perahu untuk mengantarkan manusia ke pantai seberang atau ke surga. Oleh karena itu dikatakan kalau mau ke surga jangan membawa 2 kendaraan. Pasti tidak akan sampai ke tujuan. Pakailah satu kendaraan saja. Pilihlah satu agama saja, jangan dengan dua atau tiga ajaran agama.
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)
