Setetes Kejujuran sangat Berharga
Untuk satu kepercayaan
Daripada Sejuta Kebohongan
Yang Hanya hancur segala-galanya..
Menjadi Orang Baik dan Mulia
Jujur ikhlas tidaklah sulit..
Orang Baik dan Jujur serta bijaksana
Bukanlah dia yang pandai merangkai
Kata-kata Indah berhiaskan Mutiara
Bukan pula dia yang suka memberi
Bukan pula dia yang ahli dalam
Filsafat dan agama..
Bukan pula dia yang selalu
Terpandang dan dihormati orang lain
Tak perlu derajat tinggi, harkat dan
Martabat yang istimewa..
Bukan pula Berharta limpah
Bukan pula dia yang Berkuasa
Dalam Hidupnya...
Ia yang mengenal Dhamma akan hidup berbahagia dengan pikiran yang tenang. Orang bijaksana selalu bergembira dalam ajaran yang dibabarkan oleh para Ariya. Dhammapada IV.79
Home- Contact Us
- Artikel Buddhis
- Dhamma Talk
- Meditasi
- Dhammapada
- I. YAMAKA VAGGA
- II. APPAMADA VAGGA
- III. CITTA VAGGA
- IV. PUPPHA VAGGA
- V. BALA VAGGA
- VI. PANDITA VAGGA
- VII. ARAHANTA VAGGA
- VIII. SAHASSA VAGGA
- IX. PAPA VAGGA
- X. DANDA VAGGA
- XI. JARA VAGGA
- XII. ATTA VAGGA
- XIII. LOKA VAGGA
- XIV. BUDDHA VAGGA
- XV. SUKHA VAGGA
- XVI. PIYA VAGGA
- XVII. KODHA VAGGA
- XVIII. MALA VAGGA
- XIX. DHAMMATTHA VAGGA
- XX. MAGGA VAGGA
- XXI. PAKINNAKA VAGGA
- XXII. NIRAYA VAGGA
- XXIII. NAGA VAGGA
- XXIV. TANHA VAGGA
- XXV. BHIKKHU VAGGA
- XXVI. BRAHMANA VAGGA
- Sutta
- Paritta
- Gallery
Saturday, 5 September 2015
Tao Bersifat Hidup dan Menghidupi
Umur langit dan bumi itu panjang sekali dapat dikatakan bahwa langit dan bumi itu langgang dan abadi, apakah sebabnya langit dan bumi itu langgeng dan abadi ? Karena tidak hidup untuk diri sendiri, tetapi langit dan bumi menghidupi semua makhluk hidup, semua umat manusia dan semua benda yang ada di dalam semesta alam ini, maka langit dan bumi bisa panjang umurnya.
Orang yang luhur budinya tidak menonjolkan dirinya, meskipun ia selalu menempatkan dirinya dibelakang, orang-orang akan senantiasa mengindahkannya dan menghargainya, hingga ia senantiasa menjadi orang terkemuka.
Orang yang luhur budinya dapat menghilangkan sifat egoisnya, karena dapat mengalahkan sang aku. Barang siapa yang dapat melenyapkan sang aku bukan berati kehilangan diri sendiri, bahkan sebaliknya menemukan diri sejati.
Orang yang luhur budinya selalu berani mengorbankan kepentingan diri sendiri, walaupun demikian pengorbanan itu tidaklah sia-sia karena siapa yang berani berkorban untuk sesamanya, itu tanda dari orang yang tinggi martabat kebatinannya dan ia pun senantiasa akan berlindung serta akan mencapai tingkat kesucian tertinggi dan semakin luhur.
Barang siapa dapat menyesuaikan dirinya pada Tao, maka akan dapat hidup langgeng dan abadi, sebaliknya yang menentang Tao akan secepatnya binasa, demikian menurut Lao Tse.
Luas Tao tak terbatas, hingga meliputi seluruh alam. Oleh sebab itu mempunyai gaya yang tiada taranya umtuk menghidupi segala makhluk di seluruh semesta alam ini. Karena Tao menghidupi semua, maka ia pun hidup kekal.
Kesenangan Hidup
Konfusius berkata, "Aku belum pernah melihat orang yang mencintai kebajikan, atau orang yang membenci apa yang tidak berbudi luhur. Dia yang mencintai kebajikan akan ada harga di atasnya."
Hal ini mengacu pada kesenangan semua organ tubuh, seperti seksualitas. Dalam kehidupan di dunia manusia, orang-orang cenderung menjadi tersesat karena banyaknya godaan yang menyilaukan. Orang-orang menjadi bingung, dan tidak fokus selama proses untuk memenuhi kebutuhan dasar agar bisa bertahan hidup dan memenuhi tuntutan yang tak ada habisnya dari organ tubuh.
Orang-orang benar-benar bingung tentang tujuan mereka untuk menjadi manusia. Orang-orang juga bertanggung jawab ketika moral mereka merosot yang akan membuat karma untuk diri mereka sendiri ketika mereka sedang mencari kesenangan hidup.
Kutipan ini juga tentang bagaimana kehidupan menjadi berharga dan patut dihargai. Jika orang dapat dengan jelas memahami pikiran mereka yang sebenarnya, maka mereka akan bisa menghargai aspirasi yang tinggi, berpandangan luas dengan bahan eksternal tanpa kebingungan sehingga dapat menumbuhkan karakter moral mereka.
The "Script untuk Moral" mengatakan, "Intonasi dalam kehidupan warna-warni yang mewah dan disipasi akan membuat orang buta. Intoksikasi dalam suara musik dekaden akan membuat orang tuli." Hal ini berarti bahwa seseorang yang terlalu mengejar kesenangan dalam musik akan membuat orang kehilangan harmoni dan tidak dapat mendengar dengan jelas.
Patung Buddha Raksasa Leshan Menangis Empat Kali
Leshan Buddha Raksasa adalah patung Buddha terbesar yang pernah ada. Patung ini terletak di timur Kota Leshan, Provinsi Sichuan, Cina. Dipahat di pinggir sebuah bukit pada abad ke 8 masehi di pertemuan tiga sungai. Ketiga sungai itu adalah Sungai Min, Sungai Qingyi dan Sungai Dadu. Patung Buddha ini mempunyai tinggi 233 kaki dan merupakan patung Buddha terbesar di dunia. Selain itu detail dari patung ini dapat tercermin dari 1.021 sanggul yang bergelung di rambut Sang Buddha. Sistem arsitektur pembuangan air pun tersebar di bagian tangan, kepala, belakang telinga dan pakaian, membuat patung Leshan tetap kering sehingga tidak mudah rusak. Pembuatan patung ini dimulai pada tahun 713 masehi pada zaman Dinasti Tang atas inisiasi dari Hai Tong, seorang Biksu Buddha dan selesai pada tahun 803.
Dipahat di tebing, Buddha Raksasa Leshan adalah patung dengan mata sedikit terbuka yang murah hati, menghadap pada pertemuan beberapa sungai. Tapi kadang-kadang Sang Buddha terlihat menangis, dan luar biasanya saat menangis dengan mata tertutup!
Patung batu setinggi 233 kaki, yang dibangun di Provinsi Sichuan pada masa Dinasti Tang dimana Sungai Minjiang, Dadu dan Qingyi bertemu.
Merupakan patung Maitreya, dengan konstruksi yang menghabiskan 90 tahun untuk dapat menyelesaikannya. Patung tersebut ditempatkan di sana dengan harapan akan memberi keselamatan bagi kapal yang lewat melalui perairan yang arusnya sangat kuat tersebut.
Dibalik Ketidaksempurnaan Menerima Kekurangan
CINTA tak akan pernah pergi bila kita tak ingin mengakhirinya...Bila pun harus mengakhirinya, persiapkanlah untuk luka yang telah kita torehkan di hatinya.
Pilihan dalam cinta memang terkadang perih. Di tinggalkan atau meninggalkan, namun seperih apapun luka itu, tetap saja manusia larut di dalam kekuatannya.
Tak mengenal usia, saat Cinta datang
Tak mengenal status, saat Cinta mengetuk
Tak mengenal norma, saat Cinta membuta.
Dan tak mengenal siapapun kita, saat deritanya menyapa.
Aku mencintaimu karena kekuranganmu. Namun aku lebih lagi menyayangimu ketika aku tahu kamu tidaklah sempurna.
Setiap hari adalah tentang bagaimana kita berjuang bersama menutupi semua kekurangan melengkapi ketidaksempurnaan.
Di luar sana mungkin begitu banyak orang hebat dan sempurna, namun tak sesempurna cinta yang kita punya, kokoh meski di tengah keterpurukan tetap memperjuangkan di tengah banyak kelemahan.
Nah Sobat, tetaplah bertahan dengan pasanganmu yang mungkin tak sempurna, namun tetap mau bersama di tengah kekuranganmu.
Sumber : kebajikandalamkehidupan.blogspot.com
Pilihan dalam cinta memang terkadang perih. Di tinggalkan atau meninggalkan, namun seperih apapun luka itu, tetap saja manusia larut di dalam kekuatannya.
Tak mengenal usia, saat Cinta datang
Tak mengenal status, saat Cinta mengetuk
Tak mengenal norma, saat Cinta membuta.
Dan tak mengenal siapapun kita, saat deritanya menyapa.
Aku mencintaimu karena kekuranganmu. Namun aku lebih lagi menyayangimu ketika aku tahu kamu tidaklah sempurna.
Setiap hari adalah tentang bagaimana kita berjuang bersama menutupi semua kekurangan melengkapi ketidaksempurnaan.
Di luar sana mungkin begitu banyak orang hebat dan sempurna, namun tak sesempurna cinta yang kita punya, kokoh meski di tengah keterpurukan tetap memperjuangkan di tengah banyak kelemahan.
Nah Sobat, tetaplah bertahan dengan pasanganmu yang mungkin tak sempurna, namun tetap mau bersama di tengah kekuranganmu.
Sumber : kebajikandalamkehidupan.blogspot.com
Jangan Pernah Mengeluh Dalam Hidup Anda
Kehidupan memang tidak pernah berjalan dengan mulus dan sesuai dengan keinginan Anda. Selalu akan ada saja masalah atau kendala yang menghalangi keinginan Anda. Tidak semua harapan Anda akan terwujud menjadi kenyataan. Ini menjadi sebuah cobaan yang harus Anda jalani. Namun ada satu hal yang harus Anda ingat. Jangan pernah mengeluh atas hidup Anda.
Saat sedang diterpa masalah Anda pasti akan memiliki suatu pemikiran bahwa Andalah satu-satunya makhluk yang paling menderita di dunia ini. Saat Anda baru saja putus cinta Anda begitu desperate dan ingin mati saja daripada melanjutkan hidup. Anda mengeluhkan kehidupan percintaan Anda yang tidak berjalan sesuai dengan keinginan Anda.
Well, Anda salah jika memang Anda menyerah dan mengeluh serta meratapi hidup Anda. Jika Anda melihat ke sekeliling Anda masih lebih banyak yang memiliki masalah yang jauh lebih berat daripada yang sedang Anda hadapi.
Ratusan kepala di luar sana banyak yang memiliki masalah yang jauh lebih pelik daripada sekedar masalah percintaan. Ada dari mereka yang memiliki beban begitu berat. Beberapa dari mereka terlilit hutang yang begitu banyak, orang tua mereka bercerai, atau mungkin masalah lain yang sungguh lebih berat daripada masalah putus cinta.
Kehidupan Anda jauh lebih baik daripada mereka Sobat. Jadi untuk apa Anda mengeluh. Akan lebih baik untuk mensyukuri semua yang Anda punya sekarang dan alih-alih meratapi nasib alangkah lebih baik untuk bangkit dan kembali menatap kehidupan masa depan yang cerah.
Sumber : kebajikandalamkehidupan.blogspot.com
Di Manakah Makam Genghis Khan ?
Baru-baru ini, tim arkeolog berhasil menemukan struktur yang hilang, yang digunakan oleh Genghis Khan dan pasukannya untuk melakukan sejumlah penaklukkannya yang terkenal. Namun, meskipun antusiasme terus berdatangan dari para peneliti seluruh penjuru dunia tentang sisa-sisa kekuasaan Mongolia kuno, tempat peristirahatan terakhir dari sang penakluk besar itu justru masih terus menjadi misteri.
Legenda mengatakan bahwa 2.000 orang saksi yang kembali dari pemakaman Genghis Khan semuanya dibunuh untuk menjaga kerahasiaan tempat peristirahatan sang panglima perang, seperti dituturkan oleh National Geographic. Apakah cerita ini benar atau tidak, kita mungkin tidak pernah mengetahuinya.
Namun pada kenyataannya, setelah puluhan tahun pencarian dengan biaya yang tidak sedikit, dan bahkan dengan teknologi pencitraan satelit modern saat ini, tempat peristirahatan terakhirnya tetap misteri.
Temujin
Temujin, atau yang lebih dikenal sebagai Genghis Khan, bermakna “besi”, dan nama itu terasa berarti sepanjang hidupnya seiring dengan penaklukkan Mongolia di hampir seluruh Dunia Timur selama awal abad ke-12 hingga ke-13.
Lahir pada 1162, Temujin akhirnya membangun sebuah kerajaan yang akan membentang dari Samudra Pasifik hingga wilayah Hungaria di Eropa Timur. Kerajaan ini menjadi yang terbesar yang pernah ada di dunia, dan seperti Alexander Agung yang membuka jalan bagi Dunia Barat, Temujin juga turut membentuk budaya Timur menjadi seperti sekarang ini,.
Jiang Xin Bi Xin (.将心比心) Menghormati Orang Lain
Pada zaman Nan Bei (utara dan selatan), ada seorang yang terkenal
kepandaiannya, bernama Lu Hui Xiao. Pengetahuannya luas, hikmatnya sangat dalam sehingga banyak orang dari berbagai daerah mencarinya untuk meminta pertimbangan dan nasihat.
Jika ada persoalan-persoalan yang sulit dipecahkan, mereka umumnya datang kepada Lu Hui Xiao dan mendapat jawaban dan jalan keluar yang baik. Karena itu namanya makin lama makin terkenal. Namun, ketenarannya tidak membuat dirinya sombong, ia malah menampilkan karakter yang sangat baik dan begitu sopan terhadap semua orang, tidak terkecuali orang yang dianggap oleh orang lain sebagai orang yang tak pantas dihormati.
Moral, karakter, dan keahlian yang dimilikinya telah mengantarnya pada kedudukan yang sangat tinggi di dalam kerajaan dan sangat dalam di hati masyarakat, Namun, ia tetaplah Lu Hui Xiao yang penuh budi pekerti dan sopan santun.
Suatu hari di dekat rumah Lu Hui Xiao ada orang tua yang sangat kotor penampilannya. Bukan hanya itu, orang itu tampak seperti tidak berpendidikan sama sekali. Orang-orang yang melihatnya mencibir dan mengejeknya. Mereka merasa orang tua yang kotor dan miskin itu tak pantas masuk daerah mereka.
Muka dan tubuh orang itu juga penuh dengan debu dan kotoran yang sudah lengket. Muka tidak karuan, jenggot dan kumisnya tidak dicukur dan dirawat, rambutnya sudah gembel karena tidak pernah dikeramas, sehingga menambah buruk penampilannya.
Tidak Ada Yang Sempurna
Ada dua orang pemuda yang bersahabat. Keduanya memiliki segalanya dan juga tampan. Mereka pun memutuskan berpisah dan akan bertemu lagi ketika sudah mempunyai istri. Pemuda yang pertama mulai mencari wanita yang sesuai dengan kriterianya.
Ketika dia bertemu dengan wanita yang sangat cantik, dia tidak ingin menikahinya karena wanita itu bodoh. Saat bertemu dengan wanita yang sangat pintar, dia pun juga tidak ingin menikahinya karena tidak bisa memasak. Pencarian itu pun telah dia lakukan selama bertahun-tahun.
Pemuda yang kedua telah menikah dan memiliki satu orang anak. Pemuda ini mulai mencari sahabatnya dan pada akhirnya mereka bertemu di sebuah kedai kopi. Betapa terkejutnya ketika pemuda kedua ini melihat sahabatnya masih lajang.
Nah sobat, Ketika kita hanya mengejar kesempurnaan, maka kita telah membuang banyak waktu untuk merasakan kebahagiaan. Tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini, oleh sebab itu kita harus bisa untuk saling melengkapi satu-sama lain sehingga menjadi satu kesatuan yang sempurna.
Sumber : kebajikandalamkehidupan.blogspot.com
Label:
Cerita Budi Pekerti
,
Syair Perenungan
Orang Pintar dan Orang Bijak
Semua harta benda di dunia ini tidak dapat dibawa pergi, harta benda yang banyak hanya akan memusingkan dan menimbulkan petaka.
Yang sungguh menyedihkan adalah banyak orang yang menggunakan seluruh pikiran dan tenaganya seumur hidupnya hanya mengumpulkan harta, irit makan dan pakai, dan tidak pernah beramal untuk orang miskin.
Ketika meninggal akan menjadi hantu kelaparan, setelah reinkarnasi akan menjadi pelayan dan orang yang paling miskin, coba engkau pikirkan apalah artinya hidup seperti keadaan ini?”
Orang pintar selalu memperhitungkan untung dan rugi, sedangkan orang bijaksana berani merelakan apapun yang dimilikinya. - Master Cheng Yen
Yang sungguh menyedihkan adalah banyak orang yang menggunakan seluruh pikiran dan tenaganya seumur hidupnya hanya mengumpulkan harta, irit makan dan pakai, dan tidak pernah beramal untuk orang miskin.
Ketika meninggal akan menjadi hantu kelaparan, setelah reinkarnasi akan menjadi pelayan dan orang yang paling miskin, coba engkau pikirkan apalah artinya hidup seperti keadaan ini?”
Orang pintar selalu memperhitungkan untung dan rugi, sedangkan orang bijaksana berani merelakan apapun yang dimilikinya. - Master Cheng Yen
Friday, 4 September 2015
Dewi Pelindung Kehamilan dan Kelahiran Ling Shui Fu Ren (臨水夫人)
Zhu Sheng Niang Niang (注生娘娘) Cu Se Nio Nio secara umum disebut zhu Sheng Ma (注生妈), Dewi ini mempunyai tugas khusus yaitu memberikan kehamilan bagi wanita yang telah menikah, setelah wanita tersebut hamil, tugasnya selasai dan digantikan oleh Ling Shui Fu Ren (臨水夫人) yang melindungi wanita itu sampai saat kelahirannya.
Ling Shui Fu Ren / Ling Tjui Hu Djien (臨水夫人) umumnya disebut Fu Ren Ma, adalah seorang wanita yang berasal dari daerah Fuzhou / Hok Tjiu yang hidup pada jaman dinasti Tang /唐朝, nama aslinya Chen Jing Gu (陳靖姑), anak Chen Chang dan istrinya bernama Liu Qi.
Karena pemujaan terhadapnya dilakukan oleh penduduk dari desa Ling Shui, maka beliau disebut Ling Shui Fu Ren yang secara harfiah berarti Nyonya dari Ling Shui. Pada jaman pemerintahan kaisar Xian Feng dari dinasti Qing (请朝) beliau diberi gelar Shun Tian Sheng Mu / Sun Thian Seng Bo (順天聖母) yang berarti " Ibu Suci yang menjalankan kehendak Langit.
Hu - Lin Shui Istana San Nai Fu Ren.
HU yang sangat langka, HU yang di berikan kepada Wanita Hamil atau Keluarga dengan bayi yang baru lahir, berharap mendapatkan berkat dari San Nai Fu Ren.
Sumber : kebajikandalamkehidupan.blogspot.com
Kisah Dewi Kuam Im Menangkap Seekor Siluman Ikan Mas / Yu Lan Guan Yin (魚籃觀音)
Kisah dibalik rupang dan lukisan Yú lán guānyīn (馬朗妇观音) yang artinya Guan Yin Menangkap Seekor Ikan, tidak lain diambil dari beberapa versi cerita manifest Guan Yin Phu Sa, sebagai Dewi penolong dan penyadar semua mahkluk, untuk membawa mahkluk hidup ke jalan yang benar. Berikut adalah cerita tersebut yang melegenda sampai sekarang.
Disebuah danau didekat ibukota KaiFeng, hiduplah seekor siluman ikan mas betina yang dapat merubah dirinya menjadi wanita cantik. Suatu malam sepulang menyaksikan festival bunga dikebun istana, siluman ikan melewati kebun bunga milik seorang pejabat Jin yang nampak sangat terawat dan indah.
Kolam itu begitu indahnya sehingga membuat ikan mas tersebut terpesona, kemudian dia tinggal dan masuk kekolam yang ada ditengah kebun itu dan merubah dirinya kebentuk aslinya yaitu seekor ikan mas.
Dirumah pejabat jin, tinggal seorang pelajar miskin bermarga Zhang. Zhang awalnya ingin mengikuti ujian diibukota, namun karena terlambat dan tidak punya ongkos pulang, sehingga dia terpaksa mencari uang dengan menjual kaligrafi. Kebetulan kaligrafinya yang indah itu dilihat oleh pejabat Jin, sehingga dia yang penggemar seni pun kagum dengan bakat Zhang dan menawarinya tinggal dirumahnya.
Diam-diam Zhang jatuh hati dengan putri pejabat Jin yang cantik jelita, namun karena minder dengan derajatnya yang rendah, Zhang pun cuma bisa mencuri-curi pandang dari kejauhan. Tanpa disadari Zhang, tiap kali dia sedang termenung memandangi nona Jin, ternyata kelakuannya itu diperhatikan oleh siluman ikan mas yang diam-diam menaruh hati padanya.
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)





