-->
Showing posts with label Kata-Kata Bijak. Show all posts
Showing posts with label Kata-Kata Bijak. Show all posts

Sunday, 10 January 2016

Jujur Tapi Pahit atau Bohong Tapi Manis ?

Selalu ada pilihan dalam hidup, dari pilihan yang mudah sampai yang sulit. Nah...,pilihan yang satu ini nih seringkali diperdebatkan oleh orang. Lebih baik berbohong tapi manis ataukah jujur tapi pahit?

Banyak orang yang berbohong dengan dalih agar tidak menyakiti hati orang yang dekat atau ia sayangi. Namun benarkah tindakan tersebut?

Sebelum kita menjawab benar atau salah, mari kita lihat beberapa nilai kebenaran di bawah ini :

1. Kebiasaan berbohong akan membuat kita terpenjara dalam kemunafikan, berkata jujur selalu memerdekakan jiwa yang terbelenggu

Semanis apapun kebohongan yang kita katakan, di dalam hati yang terdalam kita tahu bahwa itu semua bukanlah kebenaran yang sebenarnya. Kepalsuan yang coba kita anggap sebagai kebenaran akan membuat batin kita terpenjara dalam kemunafikan. Sebaliknya, perkataan yang jujur selalu melegakan dan memerdekakan jiwa.

Arti Hidup Kembali ke Asal adalah Jalan yang Benar

Sejak saya mulai membaca, bacaan favorit saya adalah buku sastra klasik Li Sao yang ditulis oleh Qu Yuan,  selama Periode Negara Perang dari Dinasti Zhou Timur (770 SM-256 SM), dikutip dari zhengjian.org.

Dalam puisi panjang ini, Qu Yuan menulis, 
"Di pagi hari saya meninggalkan Cangwu, dan ketika senja sudah tiba di Xianpu. 
Setelah perjalanan sepanjang hari, saya ingin beristirahat, 
Tapi tidak bisa karena hari akan segera menjadi gelap. 
Saya berharap waktu menjadi lebih lambat dan tidak lewat dengan begitu cepat. 
Meskipun jalan tidak ada habisnya dan jauh, tapi saya masih ingin mengejar kebenaran di dunia."

Kata-kata ini telah melampaui sejarah dan menyentuh hati orang-orang selama ribuan tahun. Ketika saya membacanya, bagian dalam diriku yang telah tertidur untuk waktu yang lama tiba-tiba terbangun. Saya menyadari bahwa hidupnya selama ini, seperti dunia, penuh dengan perubahan. Salah satunya tidak hanya harus aktif dalam kehidupan sehari-hari, tetapi sebaliknya harus aktif untuk mencari kebenaran alam semesta.

Friday, 8 January 2016

Menjalani Hidup Tersenyum Bagi Dunia

Selama perjalanan hidup, kita kadang-kadang mengalami banyak tantangan dan rintangan. Sejumlah orang merasa pedih, bingung, atau bahkan sedih. Sejumlah lainnya merasa kehilangan arah dan tidak bisa keluar dari situasi ini untuk waktu yang lama.

Ketika menenangkan diri, coba kita bertanya kepada diri sendiri, mengapa kita harus menanggapi berbagai kesulitan dengan cara seperti ini? Seorang teman pernah berkata bahwa segala sesuatu terjadi karena adanya hubungan sebab musabab di baliknya. Menurut saya, ini cukup beralasan.

Semuanya memiliki hubungan yang berkaitan, berbuat baik memperoleh pahala baik, berbuat jahat mendapat ganjaran. Ini adalah hal yang diketahui oleh orang umum. Oleh karena itu, kita tidak perlu terlalu khawatir akan berbagai hal yang datang silih berganti.

Selain itu, banyak orang bijak menyadari bahwa segala hal yang terjadi di dunia ini hanyalah seperti sebuah mimpi. Baik buruk, untung rugi selalu menemani seseorang. Seringkali ketika kejadian buruk terjadi, mungkin hal baik sedang menanti. Begitu juga sebaliknya. Dari perspektif ini, penderitaan atau kejadian yang tidak diinginkan dalam hidup bisa menjadi kesempatan untuk menempa diri untuk menyongsong hari yang lebih baik.

Menunggang Kuda Dengan Posisi Terbalik

Ada seorang dewa bernama Zhang Guolao yang melihat akhlak kehidupan manusia kian merosot, dewa Zhang Guolao turun ke dunia manusia. Ia selalu menunggang kuda dalam posisi yang terbalik untuk mengingatkan manusia akan kekeliruannya.

Di daerah Kabupaten Taidong ada seseorang wanita suku Amei, yang menderita kebutaan selama 43 tahun, namun karena kurang berhati-hati ia menabrak gerobak sapi yang berjalan di pinggir jalan. Tak disangka matanya tiba-tiba dapat melihat kembali seperti orang normal.

Setelah itu, karena kegirangan ia dari pagi sampai malam hari tidak berani menutup mata, terus-menerus memandang pemandangan. Sangat takut jika menutup mata, tidak dapat lagi melihat dunia yang indah yang berwarna-warni ini.

Manusia selalu pada saat sudah kehilangan, baru sadar dan menyayangi yang dimiliki pada saat itu. Dalam hidup manusia, uang atau barang apa pun dapat dipinjam dari orang lain, tetapi hanya kesehatanlah yang tidak dapat dipinjam.

Mata buta hati terang, mata terang hati buta, adalah merupakan perbandingan yang kontras. Hidup di atas tanah yang subur tak perlu cemas, cukup sandang dan pangan.Yang dimiliki sudah ada, bersikaplah dengan dada terbuka, hati toleran, hati tenteram, damai, dan belas kasih, menerima pendapat yang berbeda dan menghormati suku bangsa lain. Ini barulah dapat terhindar dari gelap dan memiliki hari besok yang cemerlang.

Saturday, 5 September 2015

Rahasia Hati Iklas dan Jujur

Setetes Kejujuran sangat Berharga
Untuk satu kepercayaan
Daripada Sejuta Kebohongan
Yang Hanya hancur segala-galanya..

Menjadi Orang Baik dan Mulia
Jujur ikhlas tidaklah sulit..

Orang Baik dan Jujur serta bijaksana
Bukanlah dia yang pandai merangkai
Kata-kata Indah berhiaskan Mutiara
Bukan pula dia yang suka memberi

Bukan pula dia yang ahli dalam
Filsafat dan agama..
Bukan pula dia yang selalu
Terpandang dan dihormati orang lain

Tak perlu derajat tinggi, harkat dan
Martabat yang istimewa..
Bukan pula Berharta limpah
Bukan pula dia yang Berkuasa
Dalam Hidupnya...

Jangan Pernah Mengeluh Dalam Hidup Anda

Kehidupan memang tidak pernah berjalan dengan mulus dan sesuai dengan keinginan Anda. Selalu akan ada saja masalah atau kendala yang menghalangi keinginan Anda. Tidak semua harapan Anda akan terwujud menjadi kenyataan. Ini menjadi sebuah cobaan yang harus Anda jalani. Namun ada satu hal yang harus Anda ingat. Jangan pernah mengeluh atas hidup Anda.

Saat sedang diterpa masalah Anda pasti akan memiliki suatu pemikiran bahwa Andalah satu-satunya makhluk yang paling menderita di dunia ini. Saat Anda baru saja putus cinta Anda begitu desperate dan ingin mati saja daripada melanjutkan hidup. Anda mengeluhkan kehidupan percintaan Anda yang tidak berjalan sesuai dengan keinginan Anda. 

Well, Anda salah jika memang Anda menyerah dan mengeluh serta meratapi hidup Anda. Jika Anda melihat ke sekeliling Anda masih lebih banyak yang memiliki masalah yang jauh lebih berat daripada yang sedang Anda hadapi.

Ratusan kepala di luar sana banyak yang memiliki masalah yang jauh lebih pelik daripada sekedar masalah percintaan. Ada dari mereka yang memiliki beban begitu berat. Beberapa dari mereka terlilit hutang yang begitu banyak, orang tua mereka bercerai, atau mungkin masalah lain yang sungguh lebih berat daripada masalah putus cinta.

Kehidupan Anda jauh lebih baik daripada mereka Sobat. Jadi untuk apa Anda mengeluh. Akan lebih baik untuk mensyukuri semua yang Anda punya sekarang dan alih-alih meratapi nasib alangkah lebih baik untuk bangkit dan kembali menatap kehidupan masa depan yang cerah.

Sumber : kebajikandalamkehidupan.blogspot.com

Orang Pintar dan Orang Bijak

Semua harta benda di dunia ini tidak dapat dibawa pergi, harta benda yang banyak hanya akan memusingkan dan menimbulkan petaka.

Yang sungguh menyedihkan adalah banyak orang yang menggunakan seluruh pikiran dan tenaganya seumur hidupnya hanya mengumpulkan harta, irit makan dan pakai, dan tidak pernah beramal untuk orang miskin.

Ketika meninggal akan menjadi hantu kelaparan, setelah reinkarnasi akan menjadi pelayan dan orang yang paling miskin, coba engkau pikirkan apalah artinya hidup seperti keadaan ini?”

Orang pintar selalu memperhitungkan untung dan rugi, sedangkan orang bijaksana berani merelakan apapun yang dimilikinya. - Master Cheng Yen

Thursday, 13 February 2014

Trees

bodhi-prajna.blogspot.com


Kita bisa belajar Dhamma dari pohon . Sebuah pohon lahir karena sebab dan itu , tumbuh mengikuti kursus alam sampai kuncup , bunga dan berbuah . Di sini pohon itu berceramah Dhamma kepada kita , tapi kita tidak memahami hal ini . Kami tidak dapat membawanya dalam dan merenungkan , sehingga kita tidak tahu bahwa pohon itu mengajar kita tanpa menyelidiki : manis, asam atau pahit , itu adalah sifat buah . Dan ini adalah Dhamma , ajaran dari buah . Kemudian daun menjadi tua . Mereka layu , mati dan jatuh dari ranting . Semua yang kita lihat adalah bahwa daun sudah rontok . Kita tidak tahu bahwa alam mengajar kita . Kemudian , daun baru tumbuh , dan kita hanya melihat bahwa , tanpa mengambil lebih lanjut . Ini bukan kebenaran yang dikenal melalui refleksi internal .

Jika kita bisa membawa semua ini ke dalam dan menyelidiki hal itu, kita akan melihat bahwa kelahiran pohon dan kelahiran kita bergantung pada kondisi , pada unsur-unsur air tanah , angin dan api . Setiap bagian dari tubuh berubah sesuai dengan sifatnya . Ini tidak berbeda dari pohon . Rambut , kuku , gigi dan kulit , semua perubahan . Jika kita mengetahui hal-hal dari alam, kita akan mengenal diri kita .

Tuesday, 11 February 2014

Kata Perenungan Master Cheng Yen

bodhi-prajna.blogspot.com



Love made ​​relationships with others become harmony, harmony makes life full of peace. 
Master Cheng Yen

Kata Perenungan Master Cheng Yen

bodhi-prajna.blogspot.com

If at any time be kind, every day is a good day. If at any time maintaining the persistence of right thought in mind, any time, any place any direction and blessing.

Master Cheng Yen

Kata Perenungan Master Cheng Yen

bodhi-prajna.blogspot.com

Has a good heart and are able to create meaningful blessing to have the blessing. - Master Cheng Yen

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Bodhi-prajna.b;ogspot.com


Just knowing is not enough, should be practiced in real action. - Master Cheng Yen


Tuesday, 14 January 2014

Kata-Kata Bijak

Tekad yang sejalan dengan Ajaran

Tekad yang sejalan dengan Ajaran Dharma, tentunya bisa menampung dan bertoleransi dalam segala pengetahuan, jika tidak demikian, meskipun telah paham segala pengetahuan, hanya akan merupakan bayang-bayangan yang hampa.

Hati yang bimbang

Bila dengan hati yang selalu ragu dan bimbang, sekalipun banyak jalan menuju (Roma) ke kota Chang An, tetap saja tidak akan bisa mencapai tujuan.

Pikiran yang kacau

Ada dua jenis pikiran yang kacau, pikiran yang tenggelam dalam kebingungan dan mengambang. Yang pertama adalah orang yang hidup seenaknya, selalu bermalas-malasan dan tidak ada kemajuan untuk maju. Pikiran yang mengambang adalah orang yang selalu ragu dan bimbang, pikirannya tak pernah tenang, dan hidup tak punya tujuan.


Master Cheng Yen

Kata-Kata Perenungan

Hati bagaikan bulan purnama

Hati kita hendaknya seperti bulan yang terang, terlihat jelas di permukaan air. Hati juga seperti langit yang luas tanpa awan, terlihatlah langit yang cerah.


Melihat dan mendengar dengan hati nurani

Dengan hati yang tenang dan jernih melihat kehidupan serta mendengar suara alam semesta bersama segala isinya.


Keadaan boleh berubah tetapi hati tetap teguh

Hati bagaikan sebuah cermin yang jernih, kendati fenomena di luar selalu bergerak dan berubah, permukaan cermin tetap tidak bergerak, tidak ikut terpengaruh. Artinya, sekalipun kondisi di luar berubah, tapi hati dan pendirian kita tetap teguh. Sebab kalau hati kita juga ikut berubah, maka kita akan kehilangan pendirian, akibatnya sulit membedakan mana yang benar dan mana yang salah.


Surga dan neraka

Surga dan neraka sepenuhnya diciptakan oleh pikiran dan perbuatan manusia itu sendiri. Jangan takut dengan neraka, yang harus ditakuti adalah pikiran dan perbuatan yang tidak benar.

Hati yang murni tak terkalahkan oleh kejahatan Dengan hati yang suci dan pikiran yang jernih, bisa mengalahkan segala bentuk kejahatan, sekaligus bisa menikmati kehidupan yang bebas tanpa beban.

Setiap saat berbaik hati setiap waktu menjadi balk Bila setiap saat kita melakukan kebajikan, maka setiap hari merupakan hari terbaik bagi kita. Dengan niat baik dan pikiran positif, setiap waktu dan tempat dimanapun menjadi baik.


Master Cheng Yen

Kata-Kata Perenungan

Lapang dada dan welas asih

Welas asih adalah rasa simpati yang dalam. Bisa saling memaafkan, saling bertoleransi, yang diwujudkan dengan berlapang dada dan kasih sayang. Itulah welas asih sesungguhnya. Orang yang bahagia adalah, apabila ia bisa berlapang dada dan memberi kasih sayang pada semua makhluk.

Welas asih mendapatkan bahagia

Imbalan yang tak dapat dihitung dengan angka-angka disebut tak terhingga. Pemberian tanpa mengingat jerih payah disebut welas asih. Menyumbangkan tenaga dan melayani dengan suka cita disebut pemberian tanpa pamrih.

Memberi kebahagiaan melenyapkan penderitaan

Kata-kata cinta kasih dan welas asih mempunyai makna masing-masing. Cinta kasih adalah memberi kegembiraan agar orang hidup bahagia dan membina yang mampu agar menanam kebajikan. Welas asih adalah melenyapkan akar penderitaan serta memberi bantuan pada orang miskin.

Hati Buddha suci dan jernih

Tiada perbedaan antara Buddha, manusia dan makhluk, mereka sama-sama memiliki sepasang kaki dan tangan. Bedanya adalah hati Buddha selalu suci dan jernih, hidup bebas dan bahagia, batin manusia penuh noda yang sifat duniawi, sehingga tidak dapat melihat keadaan yang sesungguhnya. Batin Buddha bagaikan ‘safety box’ yang menyimpan barang berharga, batin orang awam bagikan gudang sampah, tempat menampung barang-barang yang tak berguna, sehingga membuat kita menderita.

Batin yang penuh noda

Yang disebut batin semua makhluk adalah batin orang awam yang telah ternoda. Bila mampu melenyapkan noda tersebut, maka akan timbul sifat   ke-Budhaan.


Master Cheng Yen

Wednesday, 8 January 2014

Kata-Kata Bijak

" Penilaian intelektual ini , seperti iming-iming fatamorgana ,
jika mereka cocok itu benar semua , jika mereka tidak itu benar semua.
Pembuangan seperti jerami bicara yang mengusung delapan kekhawatiran duniawi
Semoga aku terus berlatih ajaran tertinggi . "

-Kyabje Dudjom Rinpoche


" Melihat bahwa kita lebih baik dari orang lain adalah tidak benar . Melihat bahwa kita sama dengan orang lain adalah tidak benar . Melihat bahwa kita kalah dengan orang lain adalah tidak benar . Jika kita berpikir bahwa kita lebih baik dari orang lain , kebanggaan muncul . Jika kita berpikir bahwa kita sama dengan orang lain , kita gagal untuk menunjukkan rasa hormat dan kerendahan hati pada saat yang tepat . Jika kita berpikir kita kalah dengan orang lain , kita mendapatkan pemikiran tertekan tentang hal itu dan mencoba untuk menyalahkan rendah diri kita pada yang telah lahir di bawah pertanda buruk , dan seterusnya . biarkan semua itu pergi! "

-Ajahn Chah


" Jadi, ketika pikiran terlibat , jika Anda kaitkan ke gagasan bahwa ' Pikiran saya terlibat ' atau jika saat pikiran kosong , Anda kait pada gagasan bahwa ' pikiran saya kosong ' : Kedua hal ini sama , dalam bahwa tidak peduli apa yang Anda kaitkan ke , Anda harus menderita Jadi tidak peduli bagaimana hal-hal berubah , jika Anda benar mengetahui kebenaran Buddha sabbe dhamma anatta - . Semua fenomena yang bukan diri - Anda akan simly dapat biarkan pergi. "

~ Ajahn Kee Nanayon


" Untuk mencari jalan dan buah tidak akan membawa mereka tentang , karena hanya saat kesadaran saat dapat melakukannya . Kesadaran ini pada akhirnya akan berujung pada konsentrasi nyata di mana sekali dapat melepaskan pemikiran dan akan benar-benar diserap . Kita bisa menaruh subjek meditasi di waktu itu. Kita tidak perlu mendorong ke samping , itu jatuh jauh dari kemauan sendiri , dan penyerapan kesadaran terjadi . Jika harus ada ambisi dalam hidup seseorang , ini adalah satu-satunya yang berharga. Semua orang lain tidak akan membawa pemenuhan. "

~ Ayya Khema

Monday, 6 January 2014

Master Chin Kung

Defamed although I would not put it in the liver. is there he malign me? no, in fact he was defamed herself. Why is that? Because if we are not willing to accept it, then it will return to its owner's own.

http://bodhi-prajna.blogspot.com/

Kata-kata Bijak Dalai Lama

http://bodhi-prajna.blogspot.com/
There needs to be understanding that anger never helps to solve a problem. It destroys our peace of mind and blinds our ability to think clearly. Anger and attachment are emotions that distort our view of reality.

Anda perlu memahami bahwa kemarahan tidak pernah membantu untuk memecahkan masalah. 
Ini menghancurkan kedamaian pikiran kita dan membutakan kemampuan kita untuk berpikir jernih. Kemarahan dan kemelekatan adalah emosi yang mendistorsi pandangan kita tentang realitas.

Dalai Lama



We all have the potential to show others love and affection, but as we progress in our materialistic world, these values tend to remain dormant. We can develop them on the basis of common sense, common experience and scientific findings. The response to the recent tragedy in the Philippines is an example of how such values are awakened; people helped simply because others are suffering and in need of support.

Kita semua memiliki potensi untuk menunjukkan kepada orang lain cinta dan kasih sayang, tapi seperti yang kita kemajuan dalam dunia materialistis kita, nilai-nilai ini cenderung tetap terbengkalai. Kita bisa mengembangkan mereka atas dasar akal sehat, pengalaman umum dan temuan-temuan ilmiah. Respon terhadap tragedi baru-baru ini di Filipina adalah sebuah contoh bagaimana nilai-nilai tersebut terbangun, orang-orang membantu hanya karena orang lain menderita dan membutuhkan dukungan.

Dalai Lama



If we are demoralized, sad and only complain, we’ll not solve our problems. If we only pray for a solution, we’ll not solve our problems. We need to face them, to deal with them without violence, but with confidence - and never give up. If you adopt a non-violent approach, but are also hesitant within, you’ll not succeed. You have to have confidence and keep up your efforts - in other words, never give up.

Jika kita mengalami demoralisasi, sedih dan hanya mengeluh, kita tidak akan memecahkan masalah kita. Jika kita hanya berdoa untuk solusi, kita tidak akan memecahkan masalah kita. Kita harus menghadapi mereka, untuk berurusan dengan mereka tanpa kekerasan, tapi dengan keyakinan - dan tidak pernah menyerah. Jika Anda mengadopsi pendekatan non-kekerasan, tetapi juga ragu-ragu dalam, Anda tidak akan berhasil. Anda harus memiliki kepercayaan diri dan menjaga usaha Anda - dengan kata lain, tidak pernah menyerah.

Dalai Lama

Friday, 3 January 2014

Kata-kata Bijak

1. Tiga hal yang akan pergi
*Waktu
*Hidup
*Remaja

2. Tiga hal merusak seseorang
*Perangai
*Keangkuhan
*Pelit

3. Tiga hal yang tidak pernah menyerah
*Kemurnian
*Ideal
*Harapan

4. Tiga hal yang paling berharga
*Cinta
*Baik hati
*Persahabatan

5. Tiga hal yang paling ketidakkekalan
*Sukses
*Kekayaan
*Mimpi

6. Tiga hal pencapaian manusia
*Abadi
*Tempat
*Orang-orang

7. Tiga hal untuk menghargai
*Orangtua
*Anak-anak
*Kepala keluarga

8. Tiga hal untuk melakukan sesuatu
*Target
*Metode
*Memperbaiki

9. Tiga hal untuk membuat teman-teman
*Kejujuran
*Membaktikan
*Tidak mementingkan diri sendiri

10. Tiga hal pemahaman yang baik
*Kesempatan
*Hidup
*Pernikahan

11. Tiga hal untuk menjadi bahagia
*Kepuasan
*Kegunaan
*Hiburan sendiri

Kata-kata Bijak


The best makeup is Smile. 
The best jewelry is Modesty.

The best clothing is Confidence.
Dandanan yang terbaik adalah Senyuman.
Perhiasan yang terbaik adalah Kesederhanaan.

Pakaian yang terbaik adalah Keyakinan.

http://bodhi-prajna.blogspot.com/



Tidak masalah jika gelas setengah kosong atau setengah penuh ..
Bersyukurlah bahwa Anda memiliki sebuah gelas, dan ada sesuatu di dalamnya.
It doesn't matter if the glass is half empty or half full...
Be grateful that you have a glass, and there is something in it.


http://bodhi-prajna.blogspot.com/




Tidak masalah jika hidup anda biasa-biasa saja atau berkecukupan..
Bersyukurlah bahwa anda masih memiliki fisik yang utuh dan sehat.
Pergunakanlah untuk berbuat perbuatan yang baik.
It doesn't matter if you live mediocre or wealthy ..
Be thankful that you still have physically intact and healthy.
Make the best use to do good deeds.



close