-->

Sunday 10 January 2016

Arti Hidup Kembali ke Asal adalah Jalan yang Benar

Sejak saya mulai membaca, bacaan favorit saya adalah buku sastra klasik Li Sao yang ditulis oleh Qu Yuan,  selama Periode Negara Perang dari Dinasti Zhou Timur (770 SM-256 SM), dikutip dari zhengjian.org.

Dalam puisi panjang ini, Qu Yuan menulis, 
"Di pagi hari saya meninggalkan Cangwu, dan ketika senja sudah tiba di Xianpu. 
Setelah perjalanan sepanjang hari, saya ingin beristirahat, 
Tapi tidak bisa karena hari akan segera menjadi gelap. 
Saya berharap waktu menjadi lebih lambat dan tidak lewat dengan begitu cepat. 
Meskipun jalan tidak ada habisnya dan jauh, tapi saya masih ingin mengejar kebenaran di dunia."

Kata-kata ini telah melampaui sejarah dan menyentuh hati orang-orang selama ribuan tahun. Ketika saya membacanya, bagian dalam diriku yang telah tertidur untuk waktu yang lama tiba-tiba terbangun. Saya menyadari bahwa hidupnya selama ini, seperti dunia, penuh dengan perubahan. Salah satunya tidak hanya harus aktif dalam kehidupan sehari-hari, tetapi sebaliknya harus aktif untuk mencari kebenaran alam semesta.

Kata-kata ini juga menunjukkan tentang ketekunan Qu Yuan yang tak kenal lelah dalam mencari kebenaran. Pada saat itu, dia melihat bahwa kaisar tidak mau mendengarkan nasihat yang baik dan hanya menerima pendapat yang memfitnah orang lain, sehingga Qu Yuan khawatir tentang masa depan bangsa. Itulah sebabnya ia menulis Li Sao.

Sebagai manusia biasa tanpa budidaya, seseorang pasti akan hidup dalam siklus kelahiran, penuaan, penyakit dan kematian. Ketika saya masih mahasiswa, saya sering bertanya pada orang lain: "Apa tujuan hidup? Apa kebenaran alam semesta."

Setelah menanyakan hal ini, banyak orang yang menertawakan saya. Pertanyaan ini tidak berarti karena tidak ada yang bisa menjawabnya. Beberapa orang bahkan mengatakan bahwa tujuan hidup adalah untuk mencari kesenangan dan mencari lebih banyak uang melalui kerja keras. Beberapa orang bahkan berpikir bahwa lebih banyak uang yang dimiliki seseorang, maka dia akan semakin bahagia. Pada saat itu, meskipun aku tahu orang akan menderita tanpa uang, tapi saya tidak yakin orang bisa memiliki kehidupan yang bahagia hanya karena memiliki uang. Di mana tepatnya adalah kehidupan dari, dan di mana hal itu menyebabkan?

Pertanyaan ini membuat saya bingung dalam waktu yang lama, sampai suatu hari saya membaca Zhuan Falun: "Orang harus kembali ke diri sejati seseorang yang asli; ini adalah tujuan sebenarnya dari menjadi manusia "(Zhuan Falun, Ceramah Satu ). Guru Li sehingga menjelaskan pertanyaan yang membingungkan banyak orang untuk waktu yang lama.

Masih ada orang-orang yang mencari tujuan dan makna hidup. Saya ingin memberitahu Anda bahwa jika Anda membaca Zhuan Falun, maka Anda akan menemukan kebenaran universal yang mengarah orang untuk masa depan!

Sumber : http://kebajikandalamkehidupan.blogspot.com

No comments :

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.

close